Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Om swastyastu ,Kali ini saya akan membuat Blog yang berkaitan dengan pulau kelahiran saya, yaitu pulau Bali. Dalam blog ini, saya akan membahas tentang Bali sebagai destinasi pariwisata yang siap saing di era Global. Bali adalah pulau yang sangat indah dan pulau yang sangat diminati oleh turis turis di berbagai belahan dunia. Dan beberapa turis malah lebih mengetahui bali dari pada Indonesia. Beberapa dari mereka tidak mengetahui bahwa bali adalah bagian dari Indonesia. Terkadang mereka hanya tau Bali dan bukan Indonesia.Bali diketahui oleh berbagai macam orang yang ada di dunia.
Bali merupakan wisata terpopuler di dunia. Bali memiliki berbagai macam resort yng mewah ditambah lagi perpaduannya dengan kehindahan alam bali. Bali memiliki banyak sekali pantai pantai yang sangat indah. Pantai pantai di bali semakin indah pada saat sore hari menjelang malam. Walaupun bali merupakan pulau yang kecil dan kepadatan penduduknya cukup padat, namun alam bali tetap asri dan terjaga sehingga udara di bali masih segar dan tidak terlalu banyak polusi. Pulau Bali terletak di antara Pulau Lombok dan Pulau Jawa.
Bali merupakan wisata terpopuler di dunia. Bali memiliki berbagai macam resort yng mewah ditambah lagi perpaduannya dengan kehindahan alam bali. Bali memiliki banyak sekali pantai pantai yang sangat indah. Pantai pantai di bali semakin indah pada saat sore hari menjelang malam. Walaupun bali merupakan pulau yang kecil dan kepadatan penduduknya cukup padat, namun alam bali tetap asri dan terjaga sehingga udara di bali masih segar dan tidak terlalu banyak polusi. Pulau Bali terletak di antara Pulau Lombok dan Pulau Jawa.
Bali sudah mendapat piagam internasional. Khususnya pada bidang pariwisata. Majalah Travel dan Leisure memilih Bali sebagai World Best Island pada tahun 2009 dan Majalah Lonely Planet’s memilih Bali sebagai juara ke dua World Travel pada tahun 2010.
Bali juga memiliki sebutan sebagai Pulau Dewata, Pulau seribu pura dan Pulau surge. Disamping Bali memiliki keindahan pantai yang menakjubkan, Bali juga memiliki keindahan alam yang tak kalah menakjubkan dengan pantai. Keindahan alam bali juga sangat lengkap. Bali mempunyai gunung berapi, sungai, air terjun, sawah sawah yang tertata rapi dengan terasering dan keindahan bawah laut yang sangat luar biasa serta keunikan budayanya dan kerajinan tangan yang di buat oleh para pengrajin bali yang sangat rapi dalam membuat produknya. Maka tak jarang wisatawan mengatakan bahwa masyarakat bali dianggap tinggal di pulau surga.
Mayoritas masyarakat di bali pemeluk agama Hindu. Namun, walaupun begitu, toleransi beragama di Bali sangatlah tinggi. Contoh, apabila umat islam sholat jumat, para pecalang yang ada di sekitar daerah masjid ikut membantu mengatur lalu lintas. Dan di bali juga tidak melarang apabila agama lain ingin membuat tempat ibadahnya.

Mayoritas masyarakat di bali pemeluk agama Hindu. Namun, walaupun begitu, toleransi beragama di Bali sangatlah tinggi. Contoh, apabila umat islam sholat jumat, para pecalang yang ada di sekitar daerah masjid ikut membantu mengatur lalu lintas. Dan di bali juga tidak melarang apabila agama lain ingin membuat tempat ibadahnya.
Selain objek wisatanya, Bali juga terkenal akan budayanya yang unik dan tidak pernah musnah seiring waktu. Seni tari, seni music seni pewayangan memiliki daya Tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bali. Ritual ritual rutin yang di selenggarakan masyarakat bali juga memiliki daya pikat tersendiri. Dan juga, Bali sangat terkenal akan kulinernya. Di Bali memiliki banyak pilihan makanan,mulai dari yang termurah sampai mewah. Makanan Bali yang cukup terkenal misalnya, Ayam Betutu, Babi Guling, Lawar, Jaja Bali dan lain lain. Dan untuk wisatawan muslim sebaiknya menanyakan terlebih dahulu makanan yg akan di beli. Karena makanan di Bali tidak semuanya halal.
Jadi dari apa yang telah saya paparkan di atas, sudah dapat di lihat bahwa Bali sanggup untuk bersaing di era Global. Bali memiliki berbagai banyak budaya. Bahkan di setiap desa pun budayanya berbeda. Dan itu yang biasanya turis asing cari di Bali, karena kebudayaan Bali yang sangat unik dan beragam. Dan di samping itu, masyarakat Bali juga di cap sebagai masyarakat yang sangat ramah dengan orang insternasional maupun domestic. Sehngga para wisatawan akan merasa nyaman berada di Bali. Dan ingin terus berkunjung ke Bali. Bali juga sudah pernah di beri penghargaan internasional. Disini berarti Bali sudah di akui oleh Internasional sebagi destinasi wisata yang wajib untuk di kunjungi pada saat hari liburan tiba.
Sekian dari Blog ini. Jika ada kesalahan dalam pengejaan saya memohon maaf. Dan jika terdapat kata kata yang kurang berkenan di hati pembaca, saya memohon maaf sebesar besarnya. Terimakasih telah menyempatkan diri membaca blog saya dan saya akhiri dengan Pramasathi. OM Santhi Santhi Santhi Om.
Di Zaman sekarang, persaingan persaingan sudah semakin ketat. Baik itu persaingan antar murid, karyawan, dan bahkan juga antar perusahaan. Pribadi atau perusahaan harus dengan pintar membuat strategi agar dapat memenangkan persaingan. Untuk sebuah perusahaan, Ia harus dengan cerdas memikirkan strategi strategi pemasaran di dalamnya agar dapat di ketahui dan diminati oleh banyak orang. Jika sudah seperti itu maka sebuah perusahaan akan medapat provit atau keuntungan yang besar.
Saya sebagai seorang calon maba STP, mempunyai mimpi yang mungkin hanya sedikit ada kaitannya dengan pariwisata. Saya ingin membuka sebuah kafe. Namun, kafe tersebut adalah kafe yang khusus untuk membuat beraneka macam kopi saja. Awal munculnya mimpi saya ini adalah akibat dari ayah saya. Ayah saya dari saya kecil selalu bercerita tentang mimpinya yang ingin mempunyai kafe yang kecil namun mewah dan khusus untuk pencita kopi saja. Dari sana saya mulai berpikir untuk mewujudkan mimpi dari ayah saya tersebut. Saya ingin suatu saat nanti pada saat modal saya cukup untuk membuat sebuah kafe, saya sangat ingin membuatnya. Jadi apabila saya mendapat kesempatan untuk membuat usaha, saya memilih untuk mewujudkan mimpi yang ayah saya sudah lama terpendam untuk membuat sebuah kedai atau kafe yang khusus untuk pecinta kopi.
Sebelum saya menjelaskan strategi apa yang akan saya pakai, saya ingin menunjukan bagaimana tampak dari kedai kopi masa depan yang saya inginkan. Kedai yang ingin saya buat adalah kedai yang memiliki kesan minimalis dan elegan. Di dalam kedai akan difasilitasi dengan wifi,AC dan banyak terdapat colokan. Dan kopi yang ingin saya sajikan ini adalah kopi yang di buat secara manual, bukan kopi serbuk yang sudah jadi. Terlebih lagi, ayah saya mempunyai lahan kopi yang cukup luas.Sehingga itu dapat menjadi point plus dari kedai yang ingin saya buat. Kedai kopi yang memiliki lahan kopi sendiri biasanya lebih banyak diminati pelanggan pecinta kopi. Kedai kopi sengaja saya isi kan fasilitas seperti itu karena saya ingin mencangkup lebih banyak ke remaja remaja yang suka nongkrong atau juga membuat tugas di luar. Kedai kopi yang memiliki nilai estetik itu pada zaman sekarang sangat diminati oleh remaja remaja eksis yang selalu update Instagram story. Terlebih lagi sudah disiapkan wifi dan colokan sehingga remaja remaja dengan mudah dapat terus online. Menu yang akan di siapkan dalam kedai kopi ini adalah berbagai macam kopi sudah pasti ada, dan kue kue yang cocok untuk menemani secangkir kopi. Dalam kedai ini sengaja saya tidak tambahkan menu the di dalamnya karena saya ingin kedai ini memang kedai yang khusus untuk pecinta kopi. Dalam kedai ini juga menyiapkan air es gratis untuk para pelanggan.
Sebelum saya menjelaskan strategi apa yang akan saya pakai, saya ingin menunjukan bagaimana tampak dari kedai kopi masa depan yang saya inginkan. Kedai yang ingin saya buat adalah kedai yang memiliki kesan minimalis dan elegan. Di dalam kedai akan difasilitasi dengan wifi,AC dan banyak terdapat colokan. Dan kopi yang ingin saya sajikan ini adalah kopi yang di buat secara manual, bukan kopi serbuk yang sudah jadi. Terlebih lagi, ayah saya mempunyai lahan kopi yang cukup luas.Sehingga itu dapat menjadi point plus dari kedai yang ingin saya buat. Kedai kopi yang memiliki lahan kopi sendiri biasanya lebih banyak diminati pelanggan pecinta kopi. Kedai kopi sengaja saya isi kan fasilitas seperti itu karena saya ingin mencangkup lebih banyak ke remaja remaja yang suka nongkrong atau juga membuat tugas di luar. Kedai kopi yang memiliki nilai estetik itu pada zaman sekarang sangat diminati oleh remaja remaja eksis yang selalu update Instagram story. Terlebih lagi sudah disiapkan wifi dan colokan sehingga remaja remaja dengan mudah dapat terus online. Menu yang akan di siapkan dalam kedai kopi ini adalah berbagai macam kopi sudah pasti ada, dan kue kue yang cocok untuk menemani secangkir kopi. Dalam kedai ini sengaja saya tidak tambahkan menu the di dalamnya karena saya ingin kedai ini memang kedai yang khusus untuk pecinta kopi. Dalam kedai ini juga menyiapkan air es gratis untuk para pelanggan.
Sebelum saya menjelaskan strategi apa yang akan saya pakai, saya ingin menunjukan bagaimana tampak dari kedai kopi masa depan yang saya inginkan. Kedai yang ingin saya buat adalah kedai yang memiliki kesan minimalis dan elegan. Di dalam kedai akan difasilitasi dengan wifi,AC dan banyak terdapat colokan. Dan kopi yang ingin saya sajikan ini adalah kopi yang di buat secara manual, bukan kopi serbuk yang sudah jadi. Terlebih lagi, ayah saya mempunyai lahan kopi yang cukup luas.Sehingga itu dapat menjadi point plus dari kedai yang ingin saya buat. Kedai kopi yang memiliki lahan kopi sendiri biasanya lebih banyak diminati pelanggan pecinta kopi. Kedai kopi sengaja saya isi kan fasilitas seperti itu karena saya ingin mencangkup lebih banyak ke remaja remaja yang suka nongkrong atau juga membuat tugas di luar. Kedai kopi yang memiliki nilai estetik itu pada zaman sekarang sangat diminati oleh remaja remaja eksis yang selalu update Instagram story. Terlebih lagi sudah disiapkan wifi dan colokan sehingga remaja remaja dengan mudah dapat terus online. Menu yang akan di siapkan dalam kedai kopi ini adalah berbagai macam kopi sudah pasti ada, dan kue kue yang cocok untuk menemani secangkir kopi. Dalam kedai ini sengaja saya tidak tambahkan menu the di dalamnya karena saya ingin kedai ini memang kedai yang khusus untuk pecinta kopi. Dalam kedai ini juga menyiapkan air es gratis untuk para pelanggan.
Sebelum saya menjelaskan strategi apa yang akan saya pakai, saya ingin menunjukan bagaimana tampak dari kedai kopi masa depan yang saya inginkan. Kedai yang ingin saya buat adalah kedai yang memiliki kesan minimalis dan elegan. Di dalam kedai akan difasilitasi dengan wifi,AC dan banyak terdapat colokan. Dan kopi yang ingin saya sajikan ini adalah kopi yang di buat secara manual, bukan kopi serbuk yang sudah jadi. Terlebih lagi, ayah saya mempunyai lahan kopi yang cukup luas.Sehingga itu dapat menjadi point plus dari kedai yang ingin saya buat. Kedai kopi yang memiliki lahan kopi sendiri biasanya lebih banyak diminati pelanggan pecinta kopi. Kedai kopi sengaja saya isi kan fasilitas seperti itu karena saya ingin mencangkup lebih banyak ke remaja remaja yang suka nongkrong atau juga membuat tugas di luar. Kedai kopi yang memiliki nilai estetik itu pada zaman sekarang sangat diminati oleh remaja remaja eksis yang selalu update Instagram story. Terlebih lagi sudah disiapkan wifi dan colokan sehingga remaja remaja dengan mudah dapat terus online. Menu yang akan di siapkan dalam kedai kopi ini adalah berbagai macam kopi sudah pasti ada, dan kue kue yang cocok untuk menemani secangkir kopi. Dalam kedai ini sengaja saya tidak tambahkan menu the di dalamnya karena saya ingin kedai ini memang kedai yang khusus untuk pecinta kopi. Dalam kedai ini juga menyiapkan air es gratis untuk para pelanggan.
Untuk strategi marketing yang ingin saya pakai adalah saya mendapatkan contoh flamingo beach club bali. Flaminggo beach club bali menggunakan system dimana para pelanggan harus membuat kartu yang berisikan saldo minimal 500 rb.. Disini kita dapat langsung lihat bagimana flamingo beach club mendapat keuntungan lebih. Saldo yang ada diDalam setiap kartu pelanggan tidak akan habis sepenuhnya. Atau kebanyakan kemungkin tidak habis sepenuhnya. Contoh, seseorang ingin berbelanja dan dalam kartunya hanya sisa 10000. Dan dengan saldo 10000 seseorang tidak dapat berbelanja apapun maka dengan terpaksa iya harus mengisi saldonya minimal 500 rb. Ini strategi marketing yang ingin saya pakai dalam bisnis saya nanti, namun nominalnya tidak sebanyak flamingo. Dan saya juga akan melakukan promosi dengan cara endorse, dan melakukan berbagai promosi secara online lainnya. Dan juga saya akan bekerja sama dengan perusahaan ojek online, agar para pelanggan dapat dengan mudah mendapatkan barangnya. Namun, untuk bekerja sama dengan ojek online, saya akan mempertimbangkan modal dan seberapa larisnya dagangan saya nanti. Jika orang orang sangat menyukai produk saya hingga banyak yang take away, maka saya akan bekerja sama dengan ojek online. Namun, jika orang orang ke kedai saya hanya ingin menikmati wifi dan senang nongkrong di tempat estetik, maka saya tidak bekerja sama dengan ojek online.
Demikian dari saya, semoga dapat menginspirasi pembaca pembaca yang lain. Jangan berhenti sebelum mimpi tercapai.
Kali ini, kitra akan berbicara mengenai pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Sebelum menjelaskan lebih jauh. Apakah kalian sudah mengerti tentang revolusi industry 4.0? Kalian pasti sudah tau mengenai revolusi industry bukan? Nah yang dimaksud dengan 4.0 adalah revolusi industry ke empat yang pernah terjadi. Revolusi Industri yang pertama itu terjadi di inggris. Dan itu di awali dengan di temukannya mesin uap pada saat itu. Sehingga orang orang yang awalnya hanya menggunakan alat alat yang digerakkan secara manual, kini beralih ke masyarakat yang menggunakan/ mengerjakan aktivitasnya di bantu oleh tenaga mesin. Pada saat revolusi industry yang terjadi di inggris, polusi di uadara pada saat itu sangat tidak terkendali karena saking banyaknya dan bertambah banyaknya orrang orang yang memakai tenaga mesin sebagai alat untuk membantunya melakukan kegiatan.
Setelah itu terjadi revolusi industry 2.0, dimana di tandai dengan energy energy listrik ya di kembangkan oleh ilmuwan. Orang orang pada masa ini lebih banyak beralih ke mesin mesin yang menggunakan energy listrik. Khususnya pada arus energy listrik bolak balik yang di kembangkan oleh Tesla. Tesla berhasil mengembangkan peralatan peralatan sperti peralatan rumah tangga dengan menggunakan energy listrik.
Lalu terjadilah revolusi industry 3.0 yang dimana ditandai oleh kemunculan teknologi digital dan internet. Pada masa sekarang ini ada peralihan kita dari revolusi industry 3 ke revolusi industry 4. Revolusi Industri 3.0 mengubah pola relasi dan komunikasi masyarakat kontemporer. Praktik bisnis pun mau tidak mau harus berubah agar tidak tertelan zaman. Namun, Revolusi Industri ini juga memiliki aspek yang layak diwaspadai. Teknologi membuat pabrik-pabrik dan industri-industri lebih memilih mesin daripada manusia. Terlebih lagi mesin canggih memiliki kemampuan dalam berproduksi lebih berlipat. Konsekuensinya, pengurangan tenaga kerja manusia tidak terelakkan. Selain itu, reproduksi pun mempunyai kekuatan luar biasa. Hanya dalam hitungan jam banyak produk dihasilkan. Jauh sekali bila dilakukan oleh tenaga manusia.
Nah, sekarang kita sudah sampai di revolusi industry 4.0. Revolusi industry 4.0 ini di tandai dengan munculnya AI atau Artificial Intelligent. Pada revolusi industry 4.0 ini juga banyak di kembangkan robot robot canggih, sehingga robot dapat menggantikan manusia dalam setiap perkerjaan yang ada maupun itu di sector pariwisata, industry barang dan lain lain.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Jadi kesimpulannya adalah terdapat pengaruh baik dan pengaruh buruk jika di kaitkan dengan industry pariwisata.
Travel digital di era millennial? Tentu kalian sudah tau apa itu era millennial bukan? Oke, sekarang saya jelaskan sedikit mengenai era millennial.
Jadi, era millennial merupakan era dimana para millennials hidup atau yang di sebut juga Generasi Y yang dimana lahir setelah Generasi X, biasa kita sebut dengan ABG. Generasi millennials menurut para ahli adalah orang orang yang lahir pada rentan waktu antara 1980 sampai 2000. Jadi orang orang yang sekarang berumur 17 sampai 37 termasuk dalam millennials.
Generasi millennials sering mendapat pandangan negative dari generasi generasi sebelumnya. Ya, karena sebagian besar dari millenials itu adalah orang orang pemalas dan juga narsis. Tetapi di balik itu semua, generasi millennials adalah generasi yang lahir dimana TV sudah berwarna dan menggunakan remote. Pada masa sekolah sudah menggunakan smartphone. Dan smartphone yang di ganti setiap tahunnya adalah kegiatan yang wajib di lakukan oleh generasi millennials. Belum lagi sekarang kebutuhan akan internet seakan akan menjadi kebutuhan pokok pada kehidupan sehari hari generasi millennial itu sendiri. Para generasi millennials berlomba lomba untuk menunjukkan eksistensinya kepada public, dengan cara berusaha untuk selalu terkoneksi dengan apapun itu agar tidak ketinggalan zaman atau tren yang sedang berlaku. Generasi millennials dengan cepat mengetahui informasi informasi baik itu bencana alam, info artis, dan masih banyak lagi karena sebagian besar dari generasi millennials melek teknologi. Mereka dengan cepat membagikan informasi dari satu orang ke orang lain. Maka tidak jarang pada era ini, informasi yang tidak benar dan yang benar tidak dapat di bedakan. Sehingga banyak terjadi perdebatan pada era ini.
Selain itu, generasi yang lebih tua mengecap generasi millennials sebagai generasi yang paling tidak peduli dengan lingkungan sosialnya. Sebagi contoh, anak muda jaman sekarang lebih menghabiskan waktunya di kamar dengan bermain hp di banding keluar dan mengobrol dengan teman sebayanya. Sebagian besar generasi millennials jika berkomunikasi menggunakan media social lebih lancar dibading langsung bertatap muka dengan lawan bicara. Mereka juga di cap sebagai generasi “cuek yang penting gaya”. Maksud dari kutipan tersebut adalah generasi millennial cenderung mengejar kebangga atas merk/brand walaupun orang tua dirumah makan nasi sekali saja sudah syukur. Dan pulang kerja/kuliah mereka menghabiskan waktu nongkrong di tempat tempat highclass walaupun di kos setiap hari hanya makan mie instant. Begitulah anggapan generasi millennial oleh generasi yang lebih tua.
Namun tidak semua generasi millenials seperti itu. Kenyataannya masih banyak terdapat generasi millenials yang berperilaku positive. Mereka menggunakan segala teknologi yang ada pada masanya dengan bijak. Mereka menggunakan teknologi untuk mencari informasi informasi yang bermutu baik untuk dirinya dan orang lain. Dan selective dalam menerima sekian banyak informasi yang ada pada eranya.
Nah, para generasi millennial yang sebagian besar melek teknologi ini lah yang berpotensi besar terhadap para agensi agensi wisata. Para generasi millenials yang tidak dapat jauh dari teknologi yang bernama smartphone itu dapat di manfaatkan dengan baik oleh para travel agency. Mereka dapat mempromosikan travel agency mereka dengan sangat mudah dan murah yang pasti dan dapat di jangkau oleh banyak orang. Para generasi millennials yang tidak mau kalah dengan generasi millennials yang lain akan berbondong bondong untuk mencari travel agency yang murah untuk mereka berjalan jalan dan memposting foto mereka sedang berjalan jalan agar tidak kalah eksis dengan yang lain. Mereka sangat mudah terpincut oleh promo dan sale sehingga para travel agency harus pintar dalam melihat peluang di situasi seperti ini. Sekarang sudah banyak travel agency yang memanfaatkan situasi ini. Sebagai contoh, banyaknya aplikasi aplikasi yang membantu masyarakat dalam memesan tiket, membuat agenda perjalanan yang terlebih lagi berisi banyak diskon, sale dan promo di hari hari tertentu. Ini sangat di senangi para generasi millennial pastinya. Tetapi terlepas dari itu, saking banyaknya sekarang bermunculan aplikasi aplikasi travel agent. Banyak pula terjadi kasus penipuan. Mka dari itu kita sebagi generasi millennial harus sangat bijak dalam memilih yang terbaik untuk kita. Jangan langsung percaya dengan info yang mengiurkan. Riset terlebih dahulu apakah info tersebut benar atau bohong agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.