Kali ini, kitra akan berbicara mengenai pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Sebelum menjelaskan lebih jauh. Apakah kalian sudah mengerti tentang revolusi industry 4.0? Kalian pasti sudah tau mengenai revolusi industry bukan? Nah yang dimaksud dengan 4.0 adalah revolusi industry ke empat yang pernah terjadi. Revolusi Industri yang pertama itu terjadi di inggris. Dan itu di awali dengan di temukannya mesin uap pada saat itu. Sehingga orang orang yang awalnya hanya menggunakan alat alat yang digerakkan secara manual, kini beralih ke masyarakat yang menggunakan/ mengerjakan aktivitasnya di bantu oleh tenaga mesin. Pada saat revolusi industry yang terjadi di inggris, polusi di uadara pada saat itu sangat tidak terkendali karena saking banyaknya dan bertambah banyaknya orrang orang yang memakai tenaga mesin sebagai alat untuk membantunya melakukan kegiatan.
Setelah itu terjadi revolusi industry 2.0, dimana di tandai dengan energy energy listrik ya di kembangkan oleh ilmuwan. Orang orang pada masa ini lebih banyak beralih ke mesin mesin yang menggunakan energy listrik. Khususnya pada arus energy listrik bolak balik yang di kembangkan oleh Tesla. Tesla berhasil mengembangkan peralatan peralatan sperti peralatan rumah tangga dengan menggunakan energy listrik.
Lalu terjadilah revolusi industry 3.0 yang dimana ditandai oleh kemunculan teknologi digital dan internet. Pada masa sekarang ini ada peralihan kita dari revolusi industry 3 ke revolusi industry 4. Revolusi Industri 3.0 mengubah pola relasi dan komunikasi masyarakat kontemporer. Praktik bisnis pun mau tidak mau harus berubah agar tidak tertelan zaman. Namun, Revolusi Industri ini juga memiliki aspek yang layak diwaspadai. Teknologi membuat pabrik-pabrik dan industri-industri lebih memilih mesin daripada manusia. Terlebih lagi mesin canggih memiliki kemampuan dalam berproduksi lebih berlipat. Konsekuensinya, pengurangan tenaga kerja manusia tidak terelakkan. Selain itu, reproduksi pun mempunyai kekuatan luar biasa. Hanya dalam hitungan jam banyak produk dihasilkan. Jauh sekali bila dilakukan oleh tenaga manusia.
Nah, sekarang kita sudah sampai di revolusi industry 4.0. Revolusi industry 4.0 ini di tandai dengan munculnya AI atau Artificial Intelligent. Pada revolusi industry 4.0 ini juga banyak di kembangkan robot robot canggih, sehingga robot dapat menggantikan manusia dalam setiap perkerjaan yang ada maupun itu di sector pariwisata, industry barang dan lain lain.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Lalu bagaimana pengaruh revolusi industry 4.0 terhadap industry pariwisata. Menurut saya, dalam situasi ini terdapat klebihan dan kerugiannya tergantung subjeknya. Yang paling mungkin terjadi adalah jika sebuah perusahaan pariwisata menggunakan AI disetiap bidang pekerjaan yang ada maka, perusahaan tersebut mendapat keuntungan yang lebih di bandingkan menyewa tenaga manusia. Tetapi jika semua perusahaan menggunakan AI, maka pengangguran aku lahir diman mana karena tidak terdapat lapangan kerja. Namun jika di lihat dari pelayanan jika kita membahas dengan pariwisata maka memungkinkan bahwa dengan menggunakan AI pelayanan akan lebih memuaskan karena AI dapat di setting sedemikian rupa agar mencapai kepuasan konsumen.
Jadi kesimpulannya adalah terdapat pengaruh baik dan pengaruh buruk jika di kaitkan dengan industry pariwisata.