Travel digital di era millennial? Tentu kalian sudah tau apa itu era millennial bukan? Oke, sekarang saya jelaskan sedikit mengenai era millennial.
Jadi, era millennial merupakan era dimana para millennials hidup atau yang di sebut juga Generasi Y yang dimana lahir setelah Generasi X, biasa kita sebut dengan ABG. Generasi millennials menurut para ahli adalah orang orang yang lahir pada rentan waktu antara 1980 sampai 2000. Jadi orang orang yang sekarang berumur 17 sampai 37 termasuk dalam millennials.
Generasi millennials sering mendapat pandangan negative dari generasi generasi sebelumnya. Ya, karena sebagian besar dari millenials itu adalah orang orang pemalas dan juga narsis. Tetapi di balik itu semua, generasi millennials adalah generasi yang lahir dimana TV sudah berwarna dan menggunakan remote. Pada masa sekolah sudah menggunakan smartphone. Dan smartphone yang di ganti setiap tahunnya adalah kegiatan yang wajib di lakukan oleh generasi millennials. Belum lagi sekarang kebutuhan akan internet seakan akan menjadi kebutuhan pokok pada kehidupan sehari hari generasi millennial itu sendiri. Para generasi millennials berlomba lomba untuk menunjukkan eksistensinya kepada public, dengan cara berusaha untuk selalu terkoneksi dengan apapun itu agar tidak ketinggalan zaman atau tren yang sedang berlaku. Generasi millennials dengan cepat mengetahui informasi informasi baik itu bencana alam, info artis, dan masih banyak lagi karena sebagian besar dari generasi millennials melek teknologi. Mereka dengan cepat membagikan informasi dari satu orang ke orang lain. Maka tidak jarang pada era ini, informasi yang tidak benar dan yang benar tidak dapat di bedakan. Sehingga banyak terjadi perdebatan pada era ini.
Selain itu, generasi yang lebih tua mengecap generasi millennials sebagai generasi yang paling tidak peduli dengan lingkungan sosialnya. Sebagi contoh, anak muda jaman sekarang lebih menghabiskan waktunya di kamar dengan bermain hp di banding keluar dan mengobrol dengan teman sebayanya. Sebagian besar generasi millennials jika berkomunikasi menggunakan media social lebih lancar dibading langsung bertatap muka dengan lawan bicara. Mereka juga di cap sebagai generasi “cuek yang penting gaya”. Maksud dari kutipan tersebut adalah generasi millennial cenderung mengejar kebangga atas merk/brand walaupun orang tua dirumah makan nasi sekali saja sudah syukur. Dan pulang kerja/kuliah mereka menghabiskan waktu nongkrong di tempat tempat highclass walaupun di kos setiap hari hanya makan mie instant. Begitulah anggapan generasi millennial oleh generasi yang lebih tua.
Namun tidak semua generasi millenials seperti itu. Kenyataannya masih banyak terdapat generasi millenials yang berperilaku positive. Mereka menggunakan segala teknologi yang ada pada masanya dengan bijak. Mereka menggunakan teknologi untuk mencari informasi informasi yang bermutu baik untuk dirinya dan orang lain. Dan selective dalam menerima sekian banyak informasi yang ada pada eranya.
Nah, para generasi millennial yang sebagian besar melek teknologi ini lah yang berpotensi besar terhadap para agensi agensi wisata. Para generasi millenials yang tidak dapat jauh dari teknologi yang bernama smartphone itu dapat di manfaatkan dengan baik oleh para travel agency. Mereka dapat mempromosikan travel agency mereka dengan sangat mudah dan murah yang pasti dan dapat di jangkau oleh banyak orang. Para generasi millennials yang tidak mau kalah dengan generasi millennials yang lain akan berbondong bondong untuk mencari travel agency yang murah untuk mereka berjalan jalan dan memposting foto mereka sedang berjalan jalan agar tidak kalah eksis dengan yang lain. Mereka sangat mudah terpincut oleh promo dan sale sehingga para travel agency harus pintar dalam melihat peluang di situasi seperti ini. Sekarang sudah banyak travel agency yang memanfaatkan situasi ini. Sebagai contoh, banyaknya aplikasi aplikasi yang membantu masyarakat dalam memesan tiket, membuat agenda perjalanan yang terlebih lagi berisi banyak diskon, sale dan promo di hari hari tertentu. Ini sangat di senangi para generasi millennial pastinya. Tetapi terlepas dari itu, saking banyaknya sekarang bermunculan aplikasi aplikasi travel agent. Banyak pula terjadi kasus penipuan. Mka dari itu kita sebagi generasi millennial harus sangat bijak dalam memilih yang terbaik untuk kita. Jangan langsung percaya dengan info yang mengiurkan. Riset terlebih dahulu apakah info tersebut benar atau bohong agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan.